Belajar Memahami Jiwa

Saya baru menyelesaikan 4 minggu rotasi di departemen ilmu kesehatan jiwa (psikiatri). Satu kata yang saya punya untuk ilmu yang satu ini: fascinating. Menakjubkan betapa manusia bisa mengalami deteriorasi yang dramatis karena gangguan di otak. Gangguan yang tidak tampak secara kasat mata pula. Lebih menakjubkan lagi ketika obat-obatan dan terapi lainnya bisa mengangkat manusia dari penderitaan itu., enderitaan akibat neraka yang muncul dari dalam pikirannya sendiri.

Continue reading “Belajar Memahami Jiwa”

The Tumultuous First Year at the Hospital

I know this sounds cheesy but I cannot be more grateful that I’ve gone through the first year of my clinical rotation safe and alive. This year has been rough. Especially that with the new curriculum in my uni, the first four rotations we plunge ourselves into are The Big Four Departments of medicine: surgery, paediatrics, internal medicine, and OB-GYN.

Continue reading “The Tumultuous First Year at the Hospital”

Where Europe Begins

Seminggu yang lalu POST Pasar Santa (sebuah toko buku indie di Jakarta yang hipster dan asyik) memperkenalkan buku-buku sastra Jepang non-mainstream yang mereka kurasi. Saat aku sampai di sana, buku-buku yang terjual sudah tinggal sedikit. Pilihanku tinggal Where Europe Begins, Naomi, dan… beberapa buku lainnya yang judulnya aku tidak ingat. Tadinya aku mau mengambil Naomi, tapi aku tergoda dengan nama Yoko Tawada yang belum pernah kudengar sebelumnya, ditambah cover foto kereta dan kata-kata Europe yang membuat buku ini terdengar seperti catatan perjalanan (padahal bukan). Penulis Jepang ditambah cerita tentang Eropa… how can you ever go wrong with that?  Continue reading “Where Europe Begins”